Perpisahan Kita
" No one knows me like you do, And since you're the only one that matters." Ketika bumi mendamba langit, aku melihat ada sebuah kabut yang menyelubungi udara. Tepat diantara keduanya. Membatasi serpihan kecil milik atmosfer, sebelum membangun kembali serpihannya pada galaksi yang mengeratkan planet-planet. Aku tidak pernah mengerti kenapa serpihan kecil itu selalu berada disana. Memberi jarak pada mereka yang ingin mendekat. Memberi dinding pada mereka yang ingin merengkuh. Perlu kau tahu, tidak harus menjadi seorang astronot untuk melihat apa yang ada di luar bumi. Tidak perlu menjadi profesor untuk mengetahui apa yang perlu kita ketahui. Hanya dengan menunggu dan melihat pun, aku masih bisa melihat dan menyelaminya. Sama seperti bola mata berwarna hitam itu. Aku tidak perlu merengkuhnya untuk melihat apakah bola matanya membulat sempurna. Aku tidak perlu menangkupnya untuk mengetahui apakah berwarna hitam pekat, atau masih tersisa sedikit warna c...