Film Klasik Tentangmu.


"Baby your smile's forever
in my mind in memory."



Sudah ribuan kali kaset di otakku memutarkan sebuah film klasik yang kuciptakan sendiri. Sebuah film tentang seseorang yang mengagumi sosok laki-laki berperawakan tegap. Tentang kisah cinta yang ia sendiri tidak tahu akan berujung bagaimana. Tentang cerita indah yang tidak tahu akan sama berakhir indah, atau kah semu. Dan film itu, tidak berujung sebagaimana mestinya.

Terakhir kali kuingat, aku tengah mengharapkan sosokmu datang dan merengkuhku ke dalam pelukan hangat yang menenangkan. Aku yang saat itu tengah tersenyum lebar ke langit biru, dan berharap bahwa Tuhan akan mengabulkan segala permintaanku. Serakah kah aku? Jika seandainya aku menginginkan lebih dari yang kuinginkan. Seandainya aku ingin memiliki lebih dari yang kumiliki saat ini. 

Aku ingin semua senyumnya. Aku ingin semua dekapannya. Aku ingin semua belaiannya. Aku ingin semua kecupannya. Dan aku ingin segala hal tentangnya. 

Fim yang kuputar itu, segalanya tentangnya. Tentang laki-laki yang tak pernah melihat seorang wanita yang diam-diam selalu berdiri diantara bayangan dan kenyataan. Berdiri diantara semu dan nyata. Akulah seseorang itu. Seseorang yang nyata, namun selalu berdiri di bayangan sosokmu. 

Aku tidak tahu sampai kapan aku akan membuat film-film pendek itu di memoriku. Aku tidak tahu kapan berujungnya kisah ini. Aku tidak tahu ada apa di balik jalan ujung yang akan kutempuh nantinya. Dan aku ingin tahu. Lebih dari sekedar ingin tahu. Akankah kau ada di balik semuanya? Berdiri dengan senyum lebar dan rentangan tangan yang menantiku? Ataukah kau telah meninggalkan jejak yang tak dapat kuterjemahkan?

Bagaimanapun kisah ini berakhir, bagaimanapun film ini selesai, aku akan selalu membuat catatan kecil tentangmu. Tentang segala hal tentangmu yang kukagumi. Satu hal yang kuyakini saat ini. Senyum itu, akan selalu membekas dan tertempel di dasar hati dan pikiranku. Mendasar hingga tak terlihat di permukaan logika. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpisahan Kita

Aku Tenang